Media Sosial

Sabtu, 28 Juli 2012
Media sosial (sumber : wikipedia) adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. 

Media sosial bukan sesuatu yang tabu lagi bagi setiap orang. karena adanya perkembangan internet dan teknologi maka banyak situs-situs media sosial terutama jejaring sosial yang muncul. Media Sosial juga digunakan bukan hanya sebagai ajang bergaul maupun entertainment. Banyak aspek-aspek yang menggunakan media sosial baik untuk promosi maupun hanya menyebarluaskan berita.

Dampak Negatif:
  • Kecanduan situs jejaring sosial bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri.
  • Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang berolah raga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah bahkan obesitas.
  • Kerusakan fisik juga mungkin terjadi.
  • Media elektronik juga dapat menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh.

Dampak Positif :
  • Memperluas pergaulan.
  • Menambah wawasan.
  • Sebagai media promosi dalam bisnis.

Bahaya Radiasi Handphone

Zaman modern seperti ini handphone adalah sesuatu yang pasti dimiliki oleh seseorang. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa memiliki telpon genggam ini untuk berbagai tujuan baik komunikasi seperti telepon, mengirim pesan singkat, menggunakan fasilitas internet dan lain-lain.

Selain kegunaan yang telah disebutkan tadi, tidak dapat dipungkiri bahwa handphone juga memiliki beberapa dampak negatif bagi kesehatan. Radiasi yang besar dari handphone dan dipakai dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan penyakit seperti yang dapat disebutkan di bawah ini :
  • Memanaskan Otak dan Kulit
  • Risiko Terkena Kanker
  • Kerusakan Sistem Pertahanan Tubuh dan DNA
  • Bayi Cacat
  • Peningkatan Tekanan Darah
  • Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s
  • Jantung dan Batu Ginjal
  • Racun Dari Tambalan Gigi
  • Sakit Kepala, Pusing-Pusing, Kehilangan Konsentrasi
Untuk menghindari bahaya radiasi seperti yang telah disebutkan di atas, berikut beberapa tips nya : 

1. Gunakan Headset Berkabel
Inilah cara yang paling mudah untuk menangkal ancaman bahaya radiasi HP. Tentu saja, kita tidak bisa menolak untuk menerima panggilan telepon. Namun jika Anda masih khawatir, ada baiknya menggunakan headset. Intinya adalah telepon genggam Anda, tidak terlalu dekat dengan otak.sehingga radiasi pun jauh dari kepala.

2. Biasakan SMS
Kebanyakan anak muda seperti kaum 4l4y (baca: alay ) sudah pasti sering ber-SMSan. Huruf pun mereka ukir supaya tidak terbaca dengan mudah oleh orang lain, tapi mata dijamin nambah minusnya.oleh karena itu gunkanlah tulisan dalam sms yang mudah di baca dan di mengerti.agar tidak lama-lama kita bertatapan langsung dengan cahaya dlm hp.

3. Jangan Gunakan Ponsel Sebagai Alarm
Jika Anda menggunakan ponsel sebagai alarm, Anda kan harus meletakkan ponsel di samping kepala. Radiasi masih terpancar meskipun ponsel sedang dalam keadaan diam. Bayangkan berapa jam Anda diserang radiasi hingga waktunya bangun tidur. makanya janagan gunakan hp sebagi alarm demi untuk menghindari bahaya radiasi hp.

4. Jangan Bawa Ponsel di Kantong
Bukan hanya kanker otak yang dikhawatirkan para dokter, tapi berdasarkan penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa pria yang membawa ponsel baik di dalam kantong maupun di pinggang mempunyai risiko mandul. Sedangkan untuk wanita yang sering meletakkan ponselnya di kantong atas (depan BH), dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Jadi jika sedang tidak digunakan, letakkan saja ponsel di meja. Sekedar untuk berjaga-jaga.agar kita terhindar dari bahaya radisi hp.

5. Mengatur Jarak Antara Telinga dengan Ponsel
Jika memakai ponsel tanpa handsfree, tunggulah sampai panggilan benar-benar terkoneksi sebelum menaruh ponsel di telinga untuk melakukan pembicaraan. Usahakan menjauhkan ponsel setidaknya 1 inci (2,5 cm) dari tubuh Anda.demi untuk menghindari bahaya radiasi hp.

6. Kurangi Bluetooth dan Headset Wireless
Menggunakan headset bisa menjadi pilihan untuk mengurangi radiasi ponsel. Namun ingat, pilih headset yang konvensional alias yang masih menggunakan kabel untuk terhubung dengan ponsel. Jangan menggunakan headset wireless. Fitur bluetooth di ponsel juga jangan terus menerus diaktifkan, gunakan seperlunya.agar kita terhindar dari bahaya radiasi hp serta terhindar dari berbagai macam penyakit.

7. Speakerphone
Cara selanjutnya untuk menghindari bahaya radiasi hp adalah dengan Menggunakan speaker.menggunakan speaker ketika bertelepon juga bisa menjadi pilihan. Namun tentu saja, ada rasa kurang nyaman ketika hal ini dilakukan di tempat publik. Tapi setidaknya, Anda tidak harus menempelkan ponsel di kepala ketika bertelepon. Jadi pilihan ini mungkin bisa digunakan ketika Anda tengah berada di tempat privat seperti di rumah.

8. Sudut Ruangan
Yang selanjutnya untuk menghindari bahaya radiasi hp adalah dengan menghindari menerima telepon di sudut ruangan. Sudut ruangan yang biasanya sepi namun di sisi lain terkadang juga menjadi tempat di mana sinyal telepon menjadi lemah. Nah, sinyal yang lemah justru dikatakan memicu radiasi yang lebih tinggi. Hal ini berlaku pula di area yang sempit/kecil seperti lift.

9. Diam di Tempat Kala Menelepon
Ketika menerima telepon sebaiknya Anda tidak berjalan-jalan. Pasalnya, dalam keadaan bergerak maka sinyal ponsel akan terus mencari pancaran sinyal yang kuat dari base transceiver station (BTS). Aktivitas ini justru akan menguatkan radiasi.dan sangat mudah untuk menimbulkan bahaya radiasi hp.

10. Gunakan Dua Telinga
Hindari penggunaan satu bagian telinga ketika bertelepon. Misalnya, selalu menerima telepon dengan telinga bagian kiri saja. Menurut para ahli, hal ini justru tidak baik. Manfaatkan kedua telinga Anda untuk meminimalisir radiasi yang terpancar.agar kita selamat dan terhindar dari yang namanya radiasi hp.

11. Belilah ponsel dengan level SAR (Specific Absorption Rate) yang rendah.
Level SAR adalah ukuran kuantitas frekuensi radio yang diserap tubuh manusia. Semakin rendah levelnya, semakin baik untuk meminimalisir radiasi. Anda bisa mendapat informasi mengenai SAR ini di buku panduan atau surfing di internet.

Fast Food Sehat

Walaupun makanan fast food menggiurkan dan menggoda, makanan cepat saji ini sering membuat tubuh jadi melar. Berat badan jadi gemuk dan penyakit pun berdatangan. Berikut tips menyiasati fast food yang aman dan menyehatkan:

1. Hilangkan Garamnya.
Saat dipesan, mintalah untuk mengurangi garam yang akan ditaburi pada fast food tersebut pada pramusajinya, dan lebih baik tidak ditaburi garam sama sekali. Khusus pada sandwich, walaupun tidak digoreng, kandungan daging yang terdapat di dalamnya memiliki kandungan garam yang cukup tinggi yang tentunya dapat merusak kesehatan jantung. Juga pada french fries yang memiliki kandungan garam dan minyaknya yang lumayan tinggi sehingga dapat mengganggu kinerja jantung.

2. Pilih Nasi Merah

Bagaimanapun nasi merah yang terbuat dari beras merah lebh menyehatkan dari beras putih yang umum kita konsumsi selama ini. Dan restoran cepat saji saat ini sudah banyak yang menyediakannya. Nah, bila ada, sebaiknya pilihlah nasi merah daripada nasi putih. Bagaimanapun nasi merah memiliki kandungan serat yang jauh lebih tinggi. Bukan sekedar mengenyangkan, nasi merah juga dapat menurunkan kolesterol dalam darah. Lemak yang terdapat dalam nasi merah adalah lemak esensial yang sangat baik untuk perkembangan otak. Bahkan kandungan zat besi, vitamin, dan mineralnya lebih unggul dari beras putih dan mengandung tiamini yang berfungsi menjaga metabolisme tubuh.

3. Perbanyak Porsi Sayuran.
Burger dan sandwich adalah pilihan makanan cepat saji yang jadi favorit. Agar lebih sehat, mintalah tanpa keju, salad dressing, atau mayones. Bila ada, mintalah burger ikan dan ayam karena memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dibanding daging. Mintalah tambahkan daun selada, timun, dan tomat dalam lapisan burger atau sandwich tersebut. Dan sebagai pelengkap sausnya, mustar dan olive oil sangat cocok sebagai pilihan yang menyehatkan.

5. Minuman Sehat
Seorang profesor nutrisi dari University of California, yakni Judith Stern, ScD, RD,  menyimpulkan bahwa dalam setiap minuman yang dikonsumsi, rata-rata mengandung kadar gula, baik pada soda, capuccinno, maupun sari buah. Dan kita ketahui bahwa gula dapat menaikkan kalori dalam tubuh dan menekan terserapnya nutrisi dari makanan. Dalam soda berukuran botol sedang bisa mengandung 425 kalori. Untuk itu, pilihlah jus buah murni tanpa gula, atau air mineral. Atau sesekali Anda bisa memesan secangkir teh tanpa gula yang cukup baik bagi jantung, dapat melawan kanker, dan menguatkan tulang.

6. Mari Berbagi
Untuk meminimalisir masuknya kandungan zat yang tidak menyehatkan pada makanan fast food, sebaiknya pesanlah dalam porsi kecil atau porsi anak-anak. Atau Anda bisa juga berbagi dengan tidak menyantapnya sendiri. Anda bisa mengundang teman-teman sekantor atau sahabat Anda untuk makan bersama.  Jadi, bila dalam cheeseburger normal sebesar 7 ons mengandung 606 kalori dan 29 gram lemak, bila Anda makan bertiga, yang Anda konsumsi tentu porsinya lebih kecil. Memang, berbagi itu menyehatkan. Dan sebagai penutup, untuk mengganti puding coklat dan es krim, Anda bisa memilih yoghurt yang tentunya lebih menyehatkan.


Bagaimanapun juga segala sesuatu yang instan itu belum tentu baik. Jadi, dari pada sering-sering makan fastfood lebih baik luangkan waktu untuk memakan makanan yang sehat. Karena kesehatan begitu berharga bagi setiap orang.

Penyakit karena Emosi

Sebagai manusia tentu pernah merasakan kesal atau emosi. Emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Emosi dapat ditunjukkan kerika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu.

"Emosi dan perasaan trauma yang tidak ditangani dengan baik, lama-lama dapat menumpuk pada bagian tubuh dan berpotensi menimbulkan penyakit. Ini karena orang yang emosinya kacau otomatis imun tubuhnya turun, napas berantakan, suhu tubuh naik, depresi atau terlihat lebih tua, juga emosi negatifnya lama-lama menumpuk di bagian-bagian tubuh lain," ujar Irma Rahayu, Soul Healer dari Emotional Healing Indonesia (EHI) dalam acara Emotional Healing Group Therapy di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Kamis (8/12/2011).

Berikut adalah beberapa penyakit yang diakibatkan dari kebiasaan memendam amarah :
1. Alergi, karena penyangkalan akan kekuatan dan kemampuan diri.
2. Radang sendi, karena perasaan tidak dicintai, ditolak dan perasaan dikorbankan.
3. Demam, karena perasaan marah yang tidak mampu diekpresikan.
4. Ginjal, karena kekecewaan, perasaan gagal, rasa malu yang ditekan.
5. Maag, karena takut, cemas, perasaan tidak puas pada diri sendiri.
6. Penyakit paru-paru, karena putus asa, kelelahan emosional, luka batin.
7. Sakit punggung, karena ketakutan akan uang, merasa terbebani.
8. Sakit pinggang, karena rasa tidak dicintai, butuh kasih sayang.
9. Jantung, karena rasa kesepian, merasa tidak berharga, takut gagal dan marah.
10. Kanker, karena kebencian terpendam atau makan hati yang menahun.
11. Diabetes, karena keras kepala, tidak mau disalahkan.
12. Glaukoma, karena tekanan dari masa lalu dan tidak mampu memaafkan.
13. Jerawat, karena tidak menerima diri sendiri, tidak suka pada diri sendiri.
14. Pegal-pegal, karena ingin dicintai dan disayangi, butuh dipeluk dan kebersamaan.
15. Obesitas, karena takut, ingin dilindungi, kemarahan terpendam, tidak mau memaafkan.
16. Mata minus, karena takut akan masa depan.
17. Mata plus, karena tidak mampu memaafkan masa lalu.

Untuk mencegah hal-hal tersebut terjadi, hindari kebiasaan memendam amarah. Jika merasa emosi atau tidak suka dengan seseorang lebih baik sampaikan hal-hal tersebut dengan baik kepada orang yang dimaksud.

Sekilas Tentang Augmented Reality

Menurut Ronald T. Azuma (1997), augmented reality merupakan penggabungan benda-benda nyata dan maya di lingkungan nyata, berjalan secara interaktif dalam waktu nyata, dan terdapat integrasi antarbenda dalam tiga dimensi, yaitu benda maya terintegrasi dalam dunia nyata. Penggabungan benda nyata dan maya dimungkinkan dengan teknologi tampilan yang sesuai, interaktivitas dimungkinkan melalui perangkat-perangkat input tertentu, dan integrasi yang baik memerlukan penjejakan yang efektif. Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi atau tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi. Augmented Reality dapat diaplikasikan untuk semua indera, termasuk pendengaran, sentuhan, dan penciuman. Selain digunakan dalam bidang-bidang seperti kesehatan, militer, industri manufaktur, augmented reality juga telah diaplikasikan dalam perangkat-perangkat yang digunakan orang banyak, seperti pada telepon genggam.

Sejarah Perkembangan Augmented Reality
Sejarah tentang augmented reality dimulai dari tahun 1957-1962, ketika seorang penemu yang bernama Morton Heilig, seorang sinematografer, menciptakan dan mematenkan sebuah simulator yang disebut sensorama dengan visual, getaran dan bau. Pada tahun 1966, Ivan Sutherland menemukan head-mounted display yang dia klaim sebagai jendela ke dunia virtual. Tahun 1975 seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan videoplace yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi dengan objek virtual untuk pertama kalinya. Tahun 1989, Jaron Lanier, memperkenalkan Virtual Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya, Tahun 1992 mengembangkan Augmented Reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat boeing. Pada tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem AR yang disebut Virtual Fixtures dan digunakan di Angkatan Udara AS Armstrong Labs yang menunjukan manfaatnya pada manusia, dan pada tahun 1992 juga, Steven Feiner, Blair Maclntyre dan dorée Seligmann, memperkenalkan untuk pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan Prototype AR.

Implementasi Teknologi Augmented Reality
Bidang-bidang yang pernah menerapkan teknologi augmented reality antara lain :
  1. Kedokteran (Medical) : Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti misanya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin virus, dan lain-lain. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan augmented reality pada visualisasi penelitian mereka.
  2. Hiburan (Entertainment) : Dunia hiburan membutuhkan augmented reality sebagai penunjang efek-efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut. Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan teknologi augmented reality, layar hijau atau biru tersebut berubah menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.
  3. Latihan Militer (Military Training) : Militer telah menerapkan augmented reality pada latihan tempur mereka. Sebagai contoh, militer menggunakan augmented reality untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya.
  4. Engineering Design : Seorang engineering design membutuhkan augmented reality untuk menampilkan hasil desain mereka secara nyata terhadap klien. Dengan augmented reality klien akan tahu, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain mereka.
  5. Robotics dan Telerobotics : Dalam bidang robotika, seorang operator robot, menggunakan pengendali pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu.

sumber : wikipedia